Angin berhembus begitu kencang menembus cela-cela jendela , meniup daun-daun kering yang gugur , membuat badan merinding . Yach tanda Musim hujan telah tiba, membuat semua orang malas untuk beraktivitas , membuat jalan sepi, toko-toko tutup dan pedagang keliling menganggur dirumah.
awal musim hujan ini dimulai dengan tiupan angin barat yang begitu kencang, lalu disusul suara derasnya hujan yang jatuh diatap rumah-rumah. saat yang bagi sebagian orang untuk tidur lelap dibawah selimut tebal, namun pemandangan berbeda terlihat jelas disuatu sudut ruangan sebuah rumah, tampak seorang gadis belia dengan wajah lemas namun penuh semangat menyelesaikan pekerjaannya membersihkan sudut ruangan itu dari genangan air hujan yang begitu derasnya. Dengan perlahan dia menyapu , dan mengepel ruangan itu agar orang yang melintas tidak jatuh. Dan akhirnya pekerjaannya telah rampung , namun saat hendak menyandarkan punggungnya disebuah kursi plastik berwarna biru, tiba-tiba teriakan terdengar dari pojok ruangan sebelah kanan, yah dari ruangan dapur . "Sarah........" teriak tante punya rumah. Dengan segera Sarah berdiri merapikan alat-alat yang telah digunakannya dan kemudian berlari menuju sumber suara.
Berharap bisa beristirahat saat pekerjaannya telah selesai namun ternyata pekerjaan lain telah menunggu, entah apa boleh buat , Dia tidak bisa menolak, Sarah hanya bisa pasrah. " masakkan saya sup ayam yah! ", kata Tante pemilik rumah. Dengan sigap Sarah mengambil bahan-bahannya dan mulai mengerjakannya , Sarah telah membuang niatnya untuk istirahat apalagi untuk bersantai. Kali ini Ia harus betul-betul mengerjakan apa yang menjadi tugasnya , karena apabila salah maka suatu ceramah gratis akan Ia dapat
kan.
Sarah memang harus super duper sabar dalam hal ini. biarpun telah lama terbesit dipikrannya untuk pergi dari rumah itu namun apa boleh buat, Banyak sekali hal yang membuat dia bertahan , Mengingat sekolahnya belum selesai , mengingat beban finansial keluarganya terlalu berat , dan Dia tidak ingin menambah beban lagi, serta mengingat Pengorbanan Kedua Orang Tuanya agar Dia bisa tinggal di rumah itu, dan mengingat kebaikan keluarga pemilik rumah itu. Apa boleh buat dia harus bertahan, bertahan demi mereka...!!!
06.29
Suci Purwaningsih S.



3 komentar:
Kesabaran akan berbuah manis ...
betulll sx kanda
aich mana dje tissu.x hee
Posting Komentar